Kebakaran Lahan di Desa,Tuo Sepunggur, 1 Hektar Terbakar & diTemukan Barang Dugaan Narkotika di Lokasi

Berita136 Dilihat

BUNGO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bungo. Kali ini, api melanda area semak belukar, kebun durian, serta kebun kelapa sawit di Desa Tuo Sepunggur, Kecamatan Bathin II Babeko, pada Sabtu (19/9/2026) sore.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB, setelah warga melaporkan adanya kobaran api di pinggir jalan Desa Tuo Sepunggur. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Bathin II Babeko AKP Yan Efendi Pasaribu, S.H. segera memerintahkan personel piket bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan.

Sesampainya di tempat, petugas melakukan pemeriksaan dan pengecekan titik api. Dari hasil peninjauan awal, diperkirakan kebakaran bermula dari bagian dalam kebun durian, lalu dengan cepat menjalar ke area sekitarnya—kondisi lahan yang dipenuhi daun kering dan bahan mudah terbakar turut memperparah penyebaran api.

Saat melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi kebakaran, petugas juga menemukan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, berupa beberapa alat hisap atau bong serta plastik klip. Selain itu, ditemukan pula satu kemasan minuman yang masih utuh di tempat tersebut. Seluruh temuan telah didata dan akan diteliti lebih lanjut guna mengetahui siapa yang berada di lokasi serta ada tidaknya keterkaitan dengan peristiwa kebakaran ini.

Bersama unsur Satgas Karhutla Kabupaten Bungo dan warga sekitar, petugas kemudian bekerja sama memadamkan kobaran api. Upaya tersebut berhasil dilakukan, api dapat dikuasai dan dipadamkan sehingga tidak meluas ke areal lain. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar ±1 hektare, mencakup area semak belukar, kebun durian dan kebun kelapa sawit. Sementara itu, identitas pemilik lahan masih dalam proses penelusuran dan penyelidikan.

Kapolsek Bathin II Babeko menyampaikan bahwa pihaknya akan mendalami penyebab pasti terjadinya kebakaran sekaligus menelusuri asal‑usul barang‑barang yang ditemukan di lokasi. “Kami juga akan meningkatkan patroli di wilayah tersebut serta terus menghimbau masyarakat agar sama‑sama tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu meluasnya Karhutla,” ujarnya.

“Apabila warga melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” tegasnya. Hingga seluruh rangkaian penanganan selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *