Demo Di MAPOLRES BUNGO,Dua LSM Desak Polisi Tuntaskan Kasus Penganiayaan Emak – emak diLingkungan PT.KIM

Berita147 Dilihat

MUARA BUNGO — Puluhan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh dua Lembaga Swadaya Masyarakat, yaitu LSM Gempur dan LSM Inakor, menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bungo, Rabu (16/9/2026).

Aksi damai ini digelar untuk mendesak jajaran Polres Bungo agar segera menindaklanjuti dan mengungkap kasus dugaan pemukulan serta penganiayaan yang dialami sejumlah ibu-ibu di lingkungan kegiatan pertambangan batubara PT. KIM. Para pendemo menuntut agar pihak kepolisian segera mengidentifikasi dan memproses hukum siapa saja oknum atau terduga pelaku di balik peristiwa tersebut.

Merespons aksi tersebut, Wakapolres Bungo menerima perwakilan para pendemo di ruang kerjanya untuk melakukan dialog terbuka guna membahas langsung perkembangan penanganan kasus.

Dalam pertemuan tersebut, Wakapolres Bungo menyampaikan bahwa proses penyidikan terkait kasus penganiayaan tersebut tetap berjalan dan tidak dihentikan. Dijelaskan pula, pada tahap sebelumnya telah dilaksanakan mediasi pertama antara pihak korban dengan manajemen PT. KIM.

“Pada mediasi pertama telah dihadirkan sejumlah saksi, termasuk Kepala Desa setempat serta para ibu-ibu lainnya yang terkait, berjumlah sekitar 20 orang,” ungkap Wakapolres Bungo.

Ia menambahkan, Polsek setempat dalam hal ini hanya berperan memfasilitasi tempat dan bertindak sebagai penengah. Proses hukum terkait dugaan pemukulan tersebut tetap berjalan sebagaimana ketentuan yang berlaku, dan rencana pelaksanaan mediasi kedua akan segera dijadwalkan.

“Segala langkah selanjutnya akan juga memperhatikan hasil dari mediasi kedua tersebut,” tegasnya.

Para pendemo menyampaikan harapan agar kasus ini segera dituntaskan, pelaku ditangkap dan diproses secara hukum, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian dapat terjaga.

Setelah mendengar penjelasan langsung dari Wakapolres Bungo, para perwakilan LSM dan pendemo menyatakan dapat menerima keterangan yang diberikan dengan baik. Suasana berlangsung kondusif dan aksi unjuk rasa pun berakhir secara damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *